LAMPUNG TIMUR, 1 JANUARI 2026, Recoom News Indonesia -Lampung timur,Proyek yang dinanti puluhan tahun ternyata mengecewakan; permukaan jalan retak dan tidak rata hanya dua hari setelah selesai, warga minta Dinas PUPR lakukan pemeriksaan mendalam

Jalan baru yang diperbaiki dengan sistem hotmix di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, kini menjadi sumber kekhawatiran bagi masyarakat setelah ditemukan berbagai indikasi masalah kualitas yang cukup serius. Pantauan yang dilakukan oleh tim wartawan pada hari Kamis (1/1) menunjukkan kondisi jalan yang jauh dari harapan.
Permukaan jalan yang baru saja selesai diperbaiki ternyata sudah menunjukkan kerusakan berupa garis retakan yang membentang, bagian-bagian yang mengelupas (kopel), serta permukaan yang tidak rata. Selain itu, pemeriksaan visual menunjukkan bahwa ketebalan lapisan aspal terkesan sangat tipis, tidak sesuai dengan standar teknis perbaikan jalan yang berlaku.
Tak hanya itu, tidak ditemukan adanya papan informasi publik yang seharusnya memberikan transparansi terkait proyek, seperti nama kontraktor, anggaran yang digunakan, spesifikasi teknis, dan masa garansi proyek. Hal ini membuat masyarakat merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait pekerjaan yang dilakukan di lingkungannya.
Warga Kecewa, Tunggu Puluhan Tahun Akhirnya Terwujud tapi Tidak Sesuai Harapan
Salah satu warga Desa Sidorejo, SP (52), mengungkapkan rasa kecewanya saat ditemui di lokasi proyek. “Kami sudah menanti jalan ini diperbaiki sejak puluhan tahun yang lalu. Banyak sekali kesulitan yang kami alami ketika musim hujan, jalan jadi berlumpur dan sulit dilalui. Tapi setelah akhirnya diperbaiki, hasilnya malah seperti ini,” ujarnya dengan nada penuh kekecewaan.
Menurut Sp, kondisi jalan yang rusak hanya dalam waktu dua hari setelah penyelesaian proyek membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu kembali. “Banyak pedagang yang harus keluar masuk desa, juga anak-anak yang sekolah. Kini jalan yang seharusnya memudahkan justru jadi masalah baru,” tambahnya.
Minta Pemerintah Turun Tangan dan Berikan Efek Jera
Masyarakat Desa Sidorejo mengajak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Timur untuk segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi. Mereka berharap dilakukan pengukuran ketebalan lapisan aspal dan pemeriksaan teknis lainnya untuk memastikan apakah proyek tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Jika ternyata memang tidak memenuhi standar dan tidak sesuai dengan juknis yang ada, kami mengharapkan pihak berwenang mengambil langkah tegas. Jangan sampai ada oknum yang hanya mengutamakan keuntungan pribadi dengan mengorbankan kepentingan masyarakat desa yang sudah menunggu lama,” kata Ketua RT 03 Desa Sidorejo, berinisial SR.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan resmi terkait dugaan masalah kualitas proyek jalan tersebut. Tim redaksi akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru secepatnya.
Redaktur : Edy Reyhan
Biro : Indra Jaya



