Recoom news Indonesia -Jati Agung, Lampung Selatan Pemerintah Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, menggelar Rembuk Stunting sebagai bentuk komitmen percepatan pencegahan dan penanganan stunting, Selasa pagi.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dibuka perwakilan Forkopimcam Jati Agung, mewakili Kepala Desa Jati Mulyo, Sumardi SE, dan dihadiri lintas sektor, termasuk perwakilan camat, UPT Puskesmas Karang Anyar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, kader KPM, posyandu, BKR, lansia, dan perangkat desa.
Plt Camat Jati Agung, Rizwan Efendi, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk menekan angka stunting melalui edukasi gizi, perbaikan pola asuh, dan peningkatan akses layanan kesehatan.
Sementara itu, perwakilan KUPT Puskesmas Karang Anyar memaparkan bahwa penanganan stunting idealnya dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau periode seribu hari pertama kehidupan. Seluruh kader diminta lebih aktif mendampingi dan memantau tumbuh kembang balita.
Forum ini juga menjadi ajang evaluasi langkah yang telah ditempuh, sekaligus memperkuat komitmen membangun generasi bebas stunting di masa depan. Kepala Desa Jati Mulyo diharapkan menjadi pionir penanggulangan stunting di Kecamatan Jati Agung dan Lampung Selatan.
(red/Eddy Reyhan/RNI)



