Search
Close this search box.

MIN 1 Pesawaran Gelar Pelepasan & Wisuda Al-Qur’an 90 Siswa Dinyatakan Lulus, Menjadi Benih Harapan Berilmu dan Bertakwa  

Pesawaran – Sebuah lembaran baru terbuka bagi generasi penerus yang dibesarkan di bawah naungan nilai-nilai keislaman. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesawaran menggelar acara pelepasan sekaligus wisuda Al-Qur’an bagi 90 siswa-siswinya, Senin (16 Juni 2026). Berlangsung di halaman sekolah, kegiatan ini berjalan khidmat dan sarat makna, menjadi bukti nyata perjalanan panjang menuntut ilmu yang tidak hanya mengejar kecerdasan, tetapi juga menanamkan akhlak mulia.

Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran beserta jajaran staf, Wakil Camat Kedondong, Kepala MTs Pesawaran, Kepala MIN 1 Pesawaran Firmansyah, S.Pd., M.Pd., seluruh dewan guru, serta para wali murid. Suasana haru dan bangga menyelimuti setiap sudut halaman sekolah saat rangkaian acara berlangsung  mulai dari penyampaian sambutan hingga momen istimewa penyematan selendang dan medali, lambang keberhasilan para siswa menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Kepala MIN 1 Pesawaran, Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara sederhana namun menyentuh hati, layaknya permata yang berkilau meski dibalut kesederhanaan. “Acara ini tidak berlebihan, namun meninggalkan kesan mendalam bagi kita semua. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para wali murid yang telah menitipkan amanah berharga ini kepada kami sebagai penopang pendidikan agama dan akhlak anak-anak mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama proses pembelajaran. “Kini saatnya kami mengembalikan mereka kepada orang tua untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga doa dan restu senantiasa menyertai langkah mereka menuju masa depan yang cerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Firmansyah menegaskan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal tanggung jawab yang lebih besar. “Bagi mereka yang telah dinyatakan hafal Al-Qur’an, hafalan ini harus dijaga bagaikan menjaga embun di puncak rumput jangan sampai hilang tertiup angin kelalaian. Amalkan dalam kehidupan sehari-hari, serta disertai sikap hormat kepada orang tua dan guru. Ini adalah kebanggaan yang tak ternilai harganya bagi setiap keluarga,” tegasnya.

Rasa bangga dan haru pun terpancar dari hati para orang tua. Salah satu wali murid mengungkapkan perasaannya dengan tulus. “Saya sangat bersyukur anak saya bersekolah di sini. Meski kami sebagai orang tua memiliki keterbatasan ilmu dan kemampuan, kami berharap kelak mereka dapat menjadi penolong di dunia dan bekal di akhirat. Melihat anak yang masih belia mampu menghafal ayat suci, hati ini terasa terhangat dan penuh harapan,” tuturnya.

Harapan besar juga ditujukan bagi madrasah ini agar terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam persaingan akademik, tetapi juga menjadi benteng kokoh yang melahirkan generasi berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

 

 

 

Redaktur : Eddy Reyhan 

Jurnalis. : Junaidi 

DL. : PWRI Lampung 

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *