Search
Close this search box.

SMSI Lampung: Bangun Lampung Bersih, Integritas Jadi Fondasi Utama Pembangunan

BANDAR LAMPUNG — Kepercayaan masyarakat bukanlah bangunan batu yang tegak dalam semalam, melainkan cahaya yang perlahan tumbuh dari kejujuran, keterbukaan, dan pertanggungjawaban yang nyata. Berlandaskan semangat itulah, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung menyerukan pembangunan kesepakatan moral antikorupsi yang melibatkan seluruh elemen bangsa pemerintah, aparat penegak hukum, insan pers, dan masyarakat luas.

 

Seruan ini disampaikan Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, didampingi Sekretaris SMSI Lampung, Hi. Senen, S.I.K., serta Ketua Harian SMSI Lampung, Fajar Arifin, S.H., pada Senin (19/10/2026).

 

Korupsi, Luka yang Harus Segera Diobati Bersama

 

Donny menegaskan bahwa berbagai kasus korupsi yang menyeret kepala daerah di Tanah Air menjadi lonceng peringatan yang tak boleh diabaikan. Pencegahan dan pemberantasan korupsi bukan sekadar tugas lembaga penindak, melainkan tugas bersama yang dipanggul bahu-membahu dari pusat hingga ke pelosok daerah.

 

“Lampung harus memiliki komitmen bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih. Ini bukan hanya tanggung jawab gubernur atau kepala daerah, melainkan tanggung jawab kita semua. Pencegahan korupsi harus menjadi semangat bersama demi kepentingan masyarakat,” ujar Donny.

 

Pembangunan Berjalan Beriringan dengan Integritas

 

Menurut Donny, semangat pemerintahan yang bersih sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi. Di daerah, ia memandang kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela sebagai biji harapan dalam menanam budaya antikorupsi melalui kebijakan nyata, keteladanan, dan pengawasan yang efektif.

 

“Janganlah kita hanya terpaku pada gedung yang menjulang dan jalan yang mulus. Tanpa integritas yang kuat, kemajuan itu bagai pohon yang tak berakar — tampil rindang di luar, namun rapuh di dalam,” tegasnya.

 

Visi pembangunan daerah, katanya, harus berjalan seiring dengan transparansi dan akuntabilitas. Soliditas birokrasi yang diperkuat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., memang penting, namun harus disandingkan dengan pengawasan yang tajam dan keterbukaan informasi yang seluas-luasnya kepada publik.

 

Pers: Mata dan Suara Pengawal Keadilan

 

Sebagai mitra pengawasan publik, SMSI Lampung menegaskan kesiapannya menjadi cermin yang jernih bagi jalannya pemerintahan — menyampaikan informasi yang akurat, membangun kesadaran antikorupsi, dan mengawal kebijakan publik. Namun, fungsi ini harus tetap berpijak pada fakta dan prinsip jurnalistik, bukan penghakiman yang terburu-buru.

 

“Pers harus menjadi jembatan kebenaran, bukan penghakiman di pinggir jalan. Setiap dugaan pelanggaran disampaikan berdasarkan fakta, dan diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku,” jelas Donny.

 

Diharapkan KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian terus memperkuat gandengan tangan dalam mencegah sekaligus menindak setiap bentuk penyimpangan. Agar kesepakatan moral ini tidak tinggal janji di udara, melainkan berubah menjadi pagar yang kokoh menjaga anggaran negara, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang tak ternilai harganya.

 

 

 

Redaktur : Eddy Reyhan 

Jurnalis : Ali Suryatno 

DL. : SMSI pesawaran 

 

 

 

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *