<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Recoom News Indonesia</title>
	<atom:link href="https://www.rcmnewstvindonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com</link>
	<description>Mengungkap Fakta, Berimbang &#38; Terpercaya </description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 15:02:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2024/02/favicon-150x150.jpg</url>
	<title>Recoom News Indonesia</title>
	<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petisi Mosi Tidak Percaya: JALAN RUSAK Parah, Warga Tak Lagi Mau Dibuai JANJI</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4428/petisi-mosi-tidak-percaya-jalan-rusak-parah-warga-tak-lagi-mau-dibuai-janji/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4428/petisi-mosi-tidak-percaya-jalan-rusak-parah-warga-tak-lagi-mau-dibuai-janji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Petisi Mosi Tidak Percaya: JALAN RUSAK Parah]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Tak Lagi Mau Dibuai JANJI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rcmnewstvindonesia.com/?p=4428</guid>

					<description><![CDATA[rcmnewstvindonesia.com &#8211;PESAWARAN  Rasa geram dan kekecewaan mendalam memuncak di Dusun Lubuk Tanoh, Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau. Ratusan warga yang bergandengan tangan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia DPW Lampung, turun ke jalan menyuarakan protes keras. Mereka melayangkan Petisi Mosi Tidak Percaya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran lantaran kondisi infrastruktur jalan yang sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>rcmnewstvindonesia.com &#8211;<em><strong>PESAWARAN </strong></em> Rasa geram dan kekecewaan mendalam memuncak di Dusun Lubuk Tanoh, Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau. Ratusan warga yang bergandengan tangan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia DPW Lampung, turun ke jalan menyuarakan protes keras. Mereka melayangkan Petisi Mosi Tidak Percaya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran lantaran kondisi infrastruktur jalan yang sudah amburadul namun tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan.</p>
<p>Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi kehidupan masyarakat itu kini kondisinya sangat memprihatinkan. Lubang-lubang menganga lebar bagaikan kawah, membuat roda ekonomi terasa tersendat, akses pendidikan menjadi beban, hingga layanan kesehatan pun sulit dijangkau.</p>
<p>&#8220;Kami dan seluruh warga sudah muak dengan janji manis yang hanya berakhir di bibir saja. Jalan ini sudah bertahun-tahun terlantar, namun hingga kini tak pernah ada perbaikan yang berarti. Oleh karena itu, melalui mosi tidak percaya ini, kami menuntut komitmen nyata agar perbaikan jalan ini dimulai dan diselesaikan pada tahun ini juga,&#8221; tegas Ketua LSM Penjara Indonesia, Mahmudin, dengan nada tegas di tengah massa.</p>
<p>Warga mengaku, kerusakan jalan ini bukan cerita baru. Berkali-kali janji perbaikan digemakan dalam berbagai pertemuan, namun realisasi tak kunjung terlihat bagaikan menunggu buah di atas air. Hal inilah yang membuat kepercayaan masyarakat perlahan luntur dan patah.</p>
<p>Dalam tuntutannya, ada tiga poin utama yang diajukan kepada Pemda Pesawaran agar segera ditindaklanjuti:</p>
<p>1. Melakukan pembangunan atau perbaikan total jalan di wilayah tersebut pada tahun anggaran berjalan (2026).<br />
2. Menyampaikan jadwal pasti pelaksanaan serta transparansi anggaran yang digunakan.<br />
3. Menjawab aspirasi ini dengan tindakan nyata, bukan sekadar retorika atau balasan surat semata.</p>
<p>Para pengunjuk rasa menegaskan, aksi ini dilakukan secara damai dan tetap berjalan di koridor hukum sebagai bentuk hak demokrasi menyampaikan aspirasi. Mereka berharap, pemerintah daerah tidak lagi menutup mata dan telinga, namun segera turun tangan menyelesaikan persoalan yang menjadi beban berat masyarakat Way Khilau ini.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Pesawaran terkait gugatan aspirasi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis   : Junaidi</p>
<p>DL.            : PWRI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4428/petisi-mosi-tidak-percaya-jalan-rusak-parah-warga-tak-lagi-mau-dibuai-janji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMSI Pesawaran Sambut Kepemimpinan Baru, Ucapkan Selamat kepada Mustika Bahrum</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4425/smsi-pesawaran-sambut-kepemimpinan-baru-ucapkan-selamat-kepada-mustika-bahrum/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4425/smsi-pesawaran-sambut-kepemimpinan-baru-ucapkan-selamat-kepada-mustika-bahrum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 01:49:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SMSI Pesawaran Sambut Kepemimpinan Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Ucapkan Selamat kepada Mustika Bahrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rcmnewstvindonesia.com/?p=4425</guid>

					<description><![CDATA[rcmnewstvindonesia.com -PESAWARAN – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran memberikan apresiasi setinggi-tingginya serta mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Mustika Bahrum, S.E., M.M. sebagai nahkoda baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran untuk periode 2026–2031. Terpilihnya Mustika Bahrum secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V dinilai sebagai bukti kuat bahwa nama beliau merupakan titah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>rcmnewstvindonesia.com -PESAWARAN</strong></em> – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran memberikan apresiasi setinggi-tingginya serta mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Mustika Bahrum, S.E., M.M. sebagai nahkoda baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran untuk periode 2026–2031.</p>
<p>Terpilihnya Mustika Bahrum secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V dinilai sebagai bukti kuat bahwa nama beliau merupakan titah raya dan pilihan bulat yang mendapatkan kepercayaan penuh dari seluruh kader.</p>
<p>Ketua SMSI Kabupaten Pesawaran, Eri Novrizal, menyatakan bahwa kemenangan tanpa lawan ini menjadi modal awal yang sangat berharga untuk memimpin organisasi.</p>
<p>“Selamat dan sukses atas amanah yang diemban. Semoga dengan tampuk kepemimpinan di tangan Bapak Mustika Bahrum, Partai Golkar dapat menjadi rumah yang hangat bagi seluruh kader, semakin kokoh bagai gunung, dan terus melangkah maju memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan Kabupaten Pesawaran,” ujar Eri, dalam keterangannya, Senin (14/4).</p>
<p>Lebih jauh, Eri menegaskan komitmen SMSI untuk terus menjadi jembatan informasi yang objektif. Organisasi pers ini siap bersinergi dan beriringan seirama dengan seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.</p>
<p>Dengan kepemimpinan yang baru ini, besar harapan agar Partai Golkar Pesawaran mampu mengibarkan panji perjuangan rakyat dengan lebih gagah serta tangkas dalam menjawab berbagai tantangan zaman yang kian kompleks.</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis : Ali .S</p>
<p>DL          : SMSI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4425/smsi-pesawaran-sambut-kepemimpinan-baru-ucapkan-selamat-kepada-mustika-bahrum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meskipun Ekonomi Mengguncang, Desa Bernung Tunjukkan Sinyal Harapan Lewat BLT DD Tahap 1</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4420/meskipun-ekonomi-mengguncang-desa-bernung-tunjukkan-sinyal-harapan-lewat-blt-dd-tahap-1/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4420/meskipun-ekonomi-mengguncang-desa-bernung-tunjukkan-sinyal-harapan-lewat-blt-dd-tahap-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 23:07:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bernung Tunjukkan Sinyal Harapan Lewat BLT DD Tahap 1]]></category>
		<category><![CDATA[Meskipun Ekonomi Mengguncang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4420</guid>

					<description><![CDATA[Recoom news Indonesia -PESAWARAN Badai krisis ekonomi yang menggeliat di tanah air tak menyurutkan semangat pemerintah desa untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Desa Bernung, Kecamatan Gedung Tataan, secara resmi merealisasikan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 1 tahun 2026, Sabtu (tanggal pelaksanaan dapat ditambahkan). Acara yang penuh haru tersebut tidak hanya dihadiri oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Recoom news Indonesia -PESAWARAN</strong></em> Badai krisis ekonomi yang menggeliat di tanah air tak menyurutkan semangat pemerintah desa untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Desa Bernung, Kecamatan Gedung Tataan, secara resmi merealisasikan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap 1 tahun 2026, Sabtu (tanggal pelaksanaan dapat ditambahkan).</p>
<p>Acara yang penuh haru tersebut tidak hanya dihadiri oleh Kepala Desa Bernung, Deswan, melainkan juga dihadiri oleh jajaran aparatur pemerintah mulai dari Sekretaris Camat Gedung Tataan, Babinsa, Babinkamtibmas, pendamping staff, hingga seluruh komponen aparatur desa. Hadir pula para Keluarga Penerima Manfaat (<strong>KPM</strong>) yang menjadi &#8220;tulang punggung ekonomi lemah&#8221; di wilayah tersebut.</p>
<p>Meski langit ekonomi tampak mendung dan mendera, Alhamdulillah, Desa Bernung masih mampu menggelar pembagian bantuan ini untuk warga Desa Bernung yang berhak,&#8221; ucap Deswan dengan nada penuh rasa syukur.</p>
<p>Sebagai pelengkap, Febri – salah satu petugas desa – menjelaskan bahwa bantuan ini tidak diberikan secara sembarangan. &#8220;Kita fokus pada KPM dengan desil 1 hingga 6, yang akan disebarkan ke enam dusun. Sasaran kita adalah mereka yang berada di garis depan kesulitan: penderita penyakit menahun, janda kurang mampu, serta fakir miskin yang seperti &#8220;tanah yang kekurangan hujan&#8221; dalam memenuhi kebutuhan dasar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pada tahap pertama ini, tepat 6 KPM mendapatkan bantuan tersebut. Bagi warga yang belum beruntung menerima, pihak desa mengajak untuk menerima dengan lapang dada. &#8220;Kondisi saat ini memang seperti &#8220;wadah yang terbatas kapasitasnya&#8221;, namun kami berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk kesejahteraan bersama,&#8221; tegas Febri.</p>
<p>Para penerima juga diharapkan dapat menggunakan bantuan tersebut dengan bijak. &#8220;Dalam tengah badai krisis yang melanda, harapannya bantuan ini dapat menjadi &#8220;<em><strong>kayu pengapung&#8221;</strong> </em>yang membantu mengangkat ekonomi keluarga masing-masing,&#8221; pungkas salah satu petugas kepala desa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis    : Ali .S</p>
<p>DL             : SMSI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4420/meskipun-ekonomi-mengguncang-desa-bernung-tunjukkan-sinyal-harapan-lewat-blt-dd-tahap-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMSI Pesawaran Rayakan HUT ke-9 dengan Berbagi Takjil, Jembatan Silaturahmi di Bulan Suci   </title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4417/smsi-pesawaran-rayakan-hut-ke-9-dengan-berbagi-takjil-jembatan-silaturahmi-di-bulan-suci/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4417/smsi-pesawaran-rayakan-hut-ke-9-dengan-berbagi-takjil-jembatan-silaturahmi-di-bulan-suci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 23:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Silaturahmi di Bulan Suci]]></category>
		<category><![CDATA[SMSI Pesawaran Rayakan HUT ke-9 dengan Berbagi Takjil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4417</guid>

					<description><![CDATA[Recoom news Indonesia -pesawaran Sebagai nyawa dari organisasi, kebersamaan bukan hanya sekadar bentuk, melainkan ruh yang menghidupi setiap langkah gerakan. Begitu makna yang terkandung dalam kegiatan yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran pada Senin (16/3/2026). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, organisasi yang bergerak di bidang media digital itu menggelar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Recoom news Indonesia -pesawaran</strong></em> Sebagai nyawa dari organisasi, kebersamaan bukan hanya sekadar bentuk, melainkan ruh yang menghidupi setiap langkah gerakan. Begitu makna yang terkandung dalam kegiatan yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran pada Senin (16/3/2026). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (<em><strong>HUT) ke-9</strong></em>, organisasi yang bergerak di bidang media digital itu menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat sekaligus buka puasa bersama.</p>
<p>Tempat sekretariat SMSI Pesawaran yang terletak di tengah pemukiman warga, seolah menjadi pelita kegembiraan menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan dimulai dengan pembagian takjil kepada setiap wajah yang melintas; mulai dari pedagang kecil hingga pekerja yang baru pulang beraktivitas. Setiap paket takjil yang diberikan bukan hanya makanan untuk menghilangkan dahaga dan lapar, melainkan juga cincin kasih yang menghubungkan hati antar sesama.</p>
<p>Setelah pembagian takjil selesai, momen dinanti-nantikan tiba: pemotongan nasi tumpeng yang megah. Tumpeng yang berdiri gagah itu bukan hanya hidangan tradisional, melainkan simbol bukit syukur atas perjalanan panjang SMSI yang telah menjelajahi lautan tantangan selama sembilan tahun. Para pengurus yang mengenakan seragam organisasi berkumpul di sekitar meja, dengan tangan bersama memotong tumpeng sebagai wujud rasa syukur yang mendalam.</p>
<p>Kemudian, suasana semakin hangat ketika seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan sholat berjamaah. Langkah kaki yang beriringan menuju tempat sholat seolah menyampaikan pesan bahwa mereka bukan hanya sekadar rekan kerja, melainkan keluarga besar yang satu hati dan satu pikiran.</p>
<p>Ketua SMSI Kabupaten Pesawaran, Eri Novrizal, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata memaknai bulan suci Ramadhan. &#8220;Kegiatan ini menjadi pijakan kuat untuk kebersamaan seluruh pengurus SMSI Pesawaran. Selain berbagi takjil kepada masyarakat, kami juga menjadikan momen ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin sejak lama,&#8221; ujarnya dengan suara yang penuh semangat.</p>
<p>Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen pengurus yang telah berkontribusi. &#8220;Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus yang telah ikut serta bersedekah dan berpartisipasi; baik dalam bentuk materi, pemikiran, maupun tenaga. Semua ini terlaksana karena ikatan kebersamaan yang tak terputus di SMSI Pesawaran,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Bendahara <strong>SMSI</strong> Pesawaran, <em>Ali Suryatno</em>, menjelaskan tujuan dibalik kegiatan sosial tersebut. &#8220;Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa syukur di hati setiap individu sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama di lingkungan masyarakat. Terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, di mana setiap kebaikan akan menjadi harta yang tak ternilai harganya,&#8221; ucapnya dengan tatapan yang penuh harapan.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bukti bahwa <strong>SMSI</strong> Pesawaran tidak hanya fokus pada peranannya sebagai penyebar informasi yang akurat dan bertanggung jawab, tetapi juga berkomitmen untuk menjadi mitra sejahtera bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur  : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis     : Ali suryatno</p>
<p>DL               : SMSI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4417/smsi-pesawaran-rayakan-hut-ke-9-dengan-berbagi-takjil-jembatan-silaturahmi-di-bulan-suci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PETI di Way Kanan Kerugikan Negara Rp 1,3 Triliun dalam 1,5 Tahun – Langkah Tegas Polri-TNI Dapat Apresiasi</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4410/peti-di-way-kanan-kerugikan-negara-rp-13-triliun-dalam-15-tahun-langkah-tegas-polri-tni-dapat-apresiasi/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4410/peti-di-way-kanan-kerugikan-negara-rp-13-triliun-dalam-15-tahun-langkah-tegas-polri-tni-dapat-apresiasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 07:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[3 Triliun dalam 1]]></category>
		<category><![CDATA[5 Tahun – Langkah Tegas Polri-TNI Dapat Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[PETI di Way Kanan Kerugikan Negara Rp 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4410</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Bumi yang harus memberi rejeki justru dirusak tangan-tangan tidak bertanggung jawab, namun harapan baru mulai bersemi untuk rakyat lokal&#8221; Recoom news Indonesia -WAY KANAN, Lampung – Ardho Adam Saputra, SE, mengucapkan apresiasi setinggi langit kepada Kapolda Lampung beserta jajarannya, serta Panglima Kodam XXI Raden Inten, atas penertiban yang gencar dilakukan terhadap praktek penambangan tanpa izin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Bumi yang harus memberi rejeki justru dirusak tangan-tangan tidak bertanggung jawab, namun harapan baru mulai bersemi untuk rakyat lokal&#8221;</p>
<p><em><strong>Recoom news Indonesia -WAY KANAN,</strong></em> Lampung – <em>Ardho Adam Saputra, SE,</em> mengucapkan apresiasi setinggi langit kepada Kapolda Lampung beserta jajarannya, serta Panglima Kodam XXI Raden Inten, atas penertiban yang gencar dilakukan terhadap praktek penambangan tanpa izin (PETI) baik untuk mineral maupun batubara dan emas. Tindakan tegas yang tidak mengenal warna tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah melalui Polri dan TNI dalam menjaga kekayaan alam negara.</p>
<p>Namun, balik mata, kabar yang menusuk hati telah beredar luas: kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1,3 triliun selama 1,5 tahun terakhir. Angka tersebut hanya perkiraan kasar; nyatanya, bisa saja jauh lebih besar jika semua aspek diperhitungkan. Tak hanya itu, bayang-bayang dampak lingkungan yang mengerikan juga mengintai kawasan yang semula hijau dan subur.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-4415" src="https://www.rtvnewsindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260312_145644-300x168.png" alt="PETI di Way Kanan Kerugikan Negara Rp 1,3 Triliun dalam 1,5 Tahun – Langkah Tegas Polri-TNI Dapat Apresiasi" width="300" height="168" srcset="https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260312_145644-300x168.png 300w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260312_145644.png 720w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Terdapat tiga klaster utama yang menjadi ujung tombak dalam jaringan PETI ini: klaster pembeli atau penadah emas yang menjadi gerbang keluar hasil curian alam; klaster pemodal yang menyediakan alat-alat berat sebagai sayap penggerak aktivitas ilegal; serta klaster buruh pekerja yang terdiri dari masyarakat lokal Way Kanan dan mereka yang datang dari luar daerah.</p>
<p>Menelisik sejarah, akar masalah penambangan di kawasan ini bukanlah hal baru. Seperti benih yang tumbuh perlahan, aktivitas penambangan sudah ada sejak tahun 80-an, 90-an, dan awal tahun 2000-an. Saat itu, masyarakat sekitar Sungai Way Umpu melakukan penambangan emas dengan cara tradisional – menggunakan alat seadanya tanpa bahan kimia berbahaya. Hasil yang diperoleh pun tidak signifikan; bahkan dalam satu hari, sebuah kelompok hanya bisa mendapatkan sekitar 0,2 gram emas jika beruntung, dan jumlah orang yang melakukannya juga tidak banyak.</p>
<p>Namun, seiring berjalannya waktu, kumbang emas mulai tercium oleh banyak pihak seiring dengan kemajuan informasi dan teknologi pendeteksi logam mulia. Mulai datangnya para penambang dari luar daerah, hingga akhirnya skala aktivitas ilegal semakin membengkak. Bukti konkretnya, baru-baru ini Polda Lampung berhasil menyita sebanyak 41 alat berat dan berbagai peralatan penambangan lainnya.</p>
<p>Sebagai putra daerah Way Kanan yang memiliki hati nurani yang terpanggil, Ardho bertekad untuk menjadi jembatan penghubung bagi penambang rakyat lokal agar bisa kembali beraktivitas dengan cara yang dijamin oleh undang-undang dan peraturan yang berlaku.</p>
<p>Ia mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. PP baru ini membuka peluang emas bagi koperasi untuk mengelola tambang, dengan syarat ketentuan yang jelas – termasuk keterlibatan masyarakat sekitar dan bahkan dapat mengelola kawasan hingga luas 2.500 hektare.</p>
<p>&#8220;Kita akan melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, baik Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah maupun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Semua ini demi kesejahteraan masyarakat Way Kanan, yang harusnya merasakan manfaat kekayaan alam sesuai amanah UUD 1945 Pasal 33,&#8221; ujarnya dengan penuh tekad.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis.   : Denis</p>
<p>DL              : PWRI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4410/peti-di-way-kanan-kerugikan-negara-rp-13-triliun-dalam-15-tahun-langkah-tegas-polri-tni-dapat-apresiasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SPBU Simpang Perapatan Pugung GELAR SAFARI RAMADAN Jum&#8217;at Berkah</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4406/spbu-simpang-perapatan-pugung-gelar-safari-ramadan-jumat-berkah/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4406/spbu-simpang-perapatan-pugung-gelar-safari-ramadan-jumat-berkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 12:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Simpang Perapatan Pugung GELAR SAFARI RAMADAN Jum'at Berkah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4406</guid>

					<description><![CDATA[Tempat Isi BBM Jadi Rumah Singgah Berbagi Kedamaian Bulan Suci Recoom news Indonesia, Lampung Timur– SPBU 24.341.07 Simpang Perapatan Pugung tidak hanya berperan sebagai tempat penyimpan energi kendaraan, melainkan kini juga menjadi wadah penghantar berkah melalui program &#8220;Safari Ramadan Jum&#8217;at Berkah&#8221; selama bulan puasa Ramadan 2026. Kegiatan berbagi takjil dan penganan berbuka puasa digelar untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tempat Isi BBM Jadi Rumah Singgah Berbagi Kedamaian Bulan Suci</p>
<p><em><strong>Recoom news Indonesia, Lampung</strong></em> Timur– SPBU 24.341.07 Simpang Perapatan Pugung tidak hanya berperan sebagai tempat penyimpan energi kendaraan, melainkan kini juga menjadi wadah penghantar berkah melalui program &#8220;Safari Ramadan Jum&#8217;at Berkah&#8221; selama bulan puasa Ramadan 2026. Kegiatan berbagi takjil dan penganan berbuka puasa digelar untuk meramaikan suasana suci, khususnya di lokasi strategis dengan mobilitas kendaraan tinggi.</p>
<p>Pengawas Pertamina, Hardiyansyah, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk apresiasi dan kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang tengah menunaikan ibadah puasa. &#8220;Ramadan adalah bulan penuh berkah dan kebersamaan, seperti embun yang menyegarkan bumi setelah panas terik,&#8221; ujarnya pada Jumat kemarin.</p>
<p>Melalui kegiatan berbagi serta nuansa Ramadan yang tercipta dengan operator yang mengenakan baju koko dan kopiah, pihaknya ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat dan humanis. &#8220;<strong>SPBU</strong> bukan hanya tempat mengisi energi kendaraan, tetapi juga menjadi tempat singgah yang nyaman bagi masyarakat – termasuk rekan-rekan pengemudi ojek yang tetap bekerja seperti pahlawan tanpa tanda jasa hingga waktu berbuka,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Salah satu konsumen yang tidak ingin disebutkan namanya mengapresiasi inisiatif tersebut. &#8220;Kebetulan kami pulang kerja; kadang-kadang di tengah jalan tidak menemukan makanan atau tidak sempat ke rumah makan karena ramai. Saat itu pula bensin kosong, jadi bisa isi bensin sekaligus berbuka puasa – sungguh kenikmatan yang datang tidak terduga,&#8221; ucapnya dengan senyum.</p>
<p><em>Eddi Sanjaya</em> menambahkan, masyarakat yang akan mengisi BBM maupun sekadar melintas dipersilakan untuk singgah dan menikmati takjil yang telah disediakan. Penggunaan baju koko dan kopiah oleh operator <strong>SPBU</strong> menjadi simbol semangat Ramadan yang tetap profesional, namun sarat nilai kebersamaan.</p>
<p>Meskipun tampil dengan nuansa religi, pelayanan kepada masyarakat tetap mengedepankan standar operasional, keselamatan, serta kenyamanan pelanggan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>perwakilan <strong>SPBU</strong> terkait, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. &#8220;Melalui rangkaian kegiatan ini, kami mengajak semua orang untuk singgah di SPBU, menikmati layanan prima sekaligus merasakan hangatnya semangat berbagi – seperti aliran sungai yang tidak pernah kering memberi kehidupan pada sekitarnya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis :  Indra Jaya</p>
<p>DL.          : PWRI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4406/spbu-simpang-perapatan-pugung-gelar-safari-ramadan-jumat-berkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pelanggaran Aturan &#038; Manipulasi Anggaran dna BOS: SMPN 4 Gading Rejo Terancam Jadi &#8220;Laba-laba&#8221; Yang Merusak Moral</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4400/dugaan-pelanggaran-aturan-manipulasi-anggaran-dna-bos-smpn-4-gading-rejo-terancam-jadi-laba-laba-yang-merusak-moral/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4400/dugaan-pelanggaran-aturan-manipulasi-anggaran-dna-bos-smpn-4-gading-rejo-terancam-jadi-laba-laba-yang-merusak-moral/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 02:09:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Pelanggaran Aturan & Manipulasi Anggaran dna BOS: SMPN 4 Gading Reji Terancam Jadi "Laba-laba" Yang Merusak Moral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4400</guid>

					<description><![CDATA[Recoom news Indonesia -Pringsewu, 26 Februari 2026 – Lembaga pendidikan yang seharusnya jadi &#8220;pelita penerang&#8221; bagi generasi muda, kini kembali tercoreng nama baiknya. Kali ini, tuduhan menggelayuti SMP Negeri 4 Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, di mana oknum kepala sekolah diduga lebih sering &#8220;menyembunyi wajah&#8221; dari kantor namun tetap meraih gaji bulanan yang penuh. Ketika awak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Recoom news Indonesia -Pringsewu</strong></em>, 26 Februari 2026 – Lembaga pendidikan yang seharusnya jadi &#8220;pelita penerang&#8221; bagi generasi muda, kini kembali tercoreng nama baiknya. Kali ini, tuduhan menggelayuti SMP Negeri 4 Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, di mana oknum kepala sekolah diduga lebih sering &#8220;menyembunyi wajah&#8221; dari kantor namun tetap meraih gaji bulanan yang penuh.</p>
<p>Ketika awak media mendatangi lokasi Rabu (25/2) kemarin, harapan untuk mendapatkan klarifikasi langsung sirna seperti &#8220;kabut pagi yang sirna terik matahari&#8221;. Tak ada sambutan yang hangat layaknya yang seharusnya diberikan oleh lembaga yang menjadi tempat menimba ilmu bagi penerus bangsa.</p>
<p>Seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris akhirnya turun tangan untuk membantu, namun sikapnya tak seperti &#8220;bunga mawar yang menyambut dengan lembut&#8221; – wajah kusam, suara keras, dan tidak menunjukkan etika yang layak bagi seorang pendidik. Saat ditanya mengenai wewenangnya untuk menyambut serta peran guru dalam mengelola anggaran sekolah, dia tampak terkejut seperti &#8220;burung yang tiba-tiba terkejut suara petir&#8221;, mata merah dan wajah ketakutan, menjawab dengan terdahan-dahan sebelum akhirnya terdiam.</p>
<p>Ketika ditanyakan keberadaan kepala sekolah, jawabannya tegas: tidak ada di tempat. Namun, kebingungan muncul ketika sebuah tas mewah tergeletak rapi di atas meja kantor. Apakah itu milik kepala sekolah yang sengaja &#8220;meninggalkan jejak&#8221; atau hanya barang guru lain? Jawaban yang keluar membuat awak media terkejut seolah &#8220;ditembak dari belakang&#8221; – tas tersebut milik seorang guru yang menggunakan ruangan kantor untuk beristirahat bahkan tiduran. Bukankah sekolah seharusnya jadi &#8220;tempat ladang ilmu&#8221;, bukan tempat untuk bersantai dan rebahan?</p>
<p>Untuk memastikan informasi, awak media mendatangi warga sekitar yang tinggal tak jauh dari sekolah. Menurut mereka, pelayanan dan tata kelola di sekolah tersebut &#8220;kurang seperti air yang mengering di musim kemarau&#8221;. Belakangan ini, masyarakat melihat bantuan pemerintah untuk sekolah telah datang, namun manfaatnya masih seperti &#8220;kabut yang sulit diraba&#8221; – tak jelas digunakan untuk apa dan belum terlihat manfaatnya bagi pendidikan. Dugaan kuat pun muncul bahwa pengelolaan di sekolah ini sangat buruk dan ada unsur manipulasi anggaran untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Berdasarkan UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 menjelaskan bahwa perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara dapat dikenai ancaman pidana berat. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka generasi penerus bangsa akan tumbuh seperti &#8220;pohon yang akarnya cacat&#8221; – kehilangan moral dan etika karena telah melihat contoh yang tidak baik dari oknum pendidiknya.</p>
<p>Oleh karena itu, harapan besar kini tertuju pada pemerintah dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk segera memberikan pembinaan dan teguran. Jika diperlukan, lakukanlah tindakan tegas seperti audit mendalam dan sidak yang menyeluruh. Jika fakta pelanggaran terbukti, jangan sungkan untuk melakukan pencopotan jabatan sebagai &#8220;obat mujarab&#8221; untuk menyembuhkan sistem pendidikan yang tercoreng.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi apapun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : <em>Eddy Reyhan.ST</em></p>
<p><em>Jurnalis : Ika Mulyani</em></p>
<p><em>DL.         : PWRI</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4400/dugaan-pelanggaran-aturan-manipulasi-anggaran-dna-bos-smpn-4-gading-rejo-terancam-jadi-laba-laba-yang-merusak-moral/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMSI Lampung Tekan Pemprov: Buat Satgas Jaga Jalan dari &#8216;Ranjang Kematian&#8217;</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4397/smsi-lampung-tekan-pemprov-buat-satgas-jaga-jalan-dari-ranjang-kematian/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4397/smsi-lampung-tekan-pemprov-buat-satgas-jaga-jalan-dari-ranjang-kematian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 01:36:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SMSI Lampung Tekan Pemprov: Buat Satgas Jaga Jalan dari 'Ranjang Kematian']]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4397</guid>

					<description><![CDATA[BANDAR LAMPUNG, Recoom News Indonesia– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung mengajak Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus pemantau jalan rusak; langkah krusial untuk menjauhkan pengguna jalan dari bahaya yang kerap menjadikan jalan raya sebagai ranjang kematian. Ketua SMSI Provinsi Lampung, Donny Irawan, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di berbagai titik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>BANDAR LAMPUNG, Recoom News</strong></em> <strong>Indonesia–</strong> Serikat Media Siber Indonesia (<strong>SMSI</strong>) Provinsi Lampung mengajak Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) <strong>khusus pemantau jalan</strong> rusak; langkah krusial untuk menjauhkan pengguna jalan dari bahaya yang kerap menjadikan jalan raya sebagai ranjang kematian.</p>
<p>Ketua SMSI Provinsi Lampung, <em>Donny</em> <em>Irawan</em>, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di berbagai titik buta di Provinsi Lampung telah menjadi duri dalam daging masyarakat, Kondisi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan pengendara dewasa, melainkan juga anak-anak, pelajar, hingga ibu rumah tangga yang setiap hari mengandalkan jalan raya sebagai jalur utama aktivitas.</p>
<p>Tujuannya jelas: kita harus mengusir <em><strong>bayangan kematian</strong></em> yang mengintai dari jalan-jalan kita. Banyak korban yang telah terjatuh – mulai dari luka-luka hingga yang lebih menyakitkan, meninggal dunia akibat jalan yang tidak layak pakai,&#8221; tegas Donny dalam keterangan resmi pada Jumat (13/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, Lampung sebagai wajah depan Provinsi di wilayah Sumatera Selatan harus memiliki infrastruktur jalan yang seperti permadani halus – rata, aman, dan layak untuk semua pengguna. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian yang tidak main-main terhadap urusan perbaikan jalan.</p>
<p>Keberadaan satgas akan menjadi sayap bagi percepatan pendataan, penanganan, dan pengawasan berkala; sehingga kerusakan jalan bisa diatasi sebelum menjadi masalah besar yang memakan korban,&#8221; jelasnya.</p>
<p><em><strong>Donny</strong></em> juga mengajukan saran agar pemerintah menyusun anggaran dengan hati-hati: prioritaskan perbaikan jalan daripada pembangunan proyek lain yang dinilai belum mendesak dan berpotensi menjadi sumber keluhan masyarakat.</p>
<p>Sebagai etalase Provinsi, Lampung seharusnya tidak lagi memiliki jalan yang berlubang seperti mulut buaya. Arahkan anggaran ke perbaikan jalan, agar manfaatnya langsung meresap ke tengah-tengah masyarakat,&#8221; tukasnya tegas.</p>
<p>SMSI berharap usulan pembentukan satgas pemantau jalan rusak tidak hanya menjadi omongan kosong, melainkan segera diwujudkan sebagai bukti nyata komitmen meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Bumi Lampung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis.  : Ali .S</p>
<p>DL            :SMSI</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4397/smsi-lampung-tekan-pemprov-buat-satgas-jaga-jalan-dari-ranjang-kematian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>POLISI Bersama PEMKAB &#038; Badan Usaha Garap Lahan, Panen raya Jagung  Membuka Harapan Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4392/polisi-bersama-pemkab-badan-usaha-garap-lahan-panen-raya-jagung-membuka-harapan-ketahanan-pangan/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4392/polisi-bersama-pemkab-badan-usaha-garap-lahan-panen-raya-jagung-membuka-harapan-ketahanan-pangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 10:05:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[POLISI Bersama PEMKAB & Badan Usaha Garap Lahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4392</guid>

					<description><![CDATA[Tanjung Bintang -Recoom news Indonesia,Lahan pertanian yang dulunya hanya sebagai lahan kosong kini berubah wajah menjadi lumbung emas yang memancarkan harapan bagi ketahanan pangan di Lampung Selatan. Polsek Tanjung Bintang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan PT Restu Agropro Jayamas, melaksanakan panen raya jagung dengan bibit varietas Raja Benih Jagung Hibrida R7 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Tanjung Bintang -Recoom news</strong></em> Indonesia,Lahan pertanian yang dulunya hanya sebagai lahan kosong kini berubah wajah menjadi <em><strong>lumbung emas</strong></em> yang memancarkan harapan bagi ketahanan pangan di Lampung Selatan. Polsek Tanjung Bintang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan PT Restu Agropro Jayamas, melaksanakan panen raya jagung dengan bibit varietas Raja Benih Jagung Hibrida R7 pada Kamis (12/2/2026).</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-4394" src="https://www.rtvnewsindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-300x169.jpg" alt="POLISI Bersama PEMKAB &amp; Badan Usaha Garap Lahan, Panen raya Jagung  Membuka Harapan Ketahanan Pangan " width="300" height="169" srcset="https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-300x169.jpg 300w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-1024x576.jpg 1024w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-768x432.jpg 768w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-1536x864.jpg 1536w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-2048x1152.jpg 2048w, https://www.rcmnewstvindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0039-scaled.jpg 1366w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Kegiatan yang diadakan di tengah hamparan lahan perkebunan milik PTPN I Regional VII Lampung tersebut berlangsung di Unit Kedaton, Desa Sindang Sari, <em><strong>Tanjung Bintang,</strong> </em>Lampung Selatan. Seolah-olah butir jagung yang penuh makna menjadi bukti kerja sama yang erat antara berbagai pihak dalam menguatkan fondasi ketahanan pangan.</p>
<p>Kapolsek Tanjung Bintang, <em>Kompol Edi</em> <em>Qorinas,</em> menyampaikan bahwa panen raya ini adalah salah satu bentuk kontribusi kepolisian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Lampung. &#8220;Keterlibatan kami dalam sektor pertanian ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, khususnya dalam mendorong percepatan swasembada jagung,&#8221; ujarnya. Menurutnya, ketahanan pangan bukanlah beban tunggal, melainkan tali persaudaraan yang harus dipegang bersama; oleh karena itu, kepolisian hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pendorong produktivitas pertanian.</p>
<p>Sementara itu, <em><strong>Direktur BUMD Lampung</strong></em> Selatan, <em>Baiquni Aka</em> Sanjaya, yang mewakili Bupati Lampung Selatan, mengungkapkan bahwa panen raya ini menjadi simbol kebaikan dan keyakinan petani dalam menguji varietas baru. &#8220;Kedaulatan pangan yang diraih membuktikan bahwa jika teknologi tepat guna diberikan dengan niat baik, alam akan membalasnya dengan hasil yang setimpal,&#8221; tuturnya. Oleh karena itu, <em><strong>Pemkab Lampung Selatan</strong> </em>akan terus mendukung program pertanian dan memberikan pendampingan kepada masyarakat, dengan mimpi kesejahteraan yang berkelanjutan sebagai cahaya depan bagi masa depan bangsa. &#8220;Tentu kami mendukung panen raya ini, apalagi Kapolsek Tanjung Bintang yang menyediakan lahan seluas 4 hektar untuk menanam jagung demi ketahanan pangan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Direktur PT Restu Agropro Jayamas, Dedy Supriadi, menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan. &#8220;Ini adalah lahan seluas 4 hektar yang digarap Polsek Tanjung Bintang, dan hasilnya cukup luar biasa; banyak hasil yang unggul. Mudah-mudahan sesuai dengan harapan para petani yang telah menanam kerja keras bersama bibit jagung,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam panen raya kali ini, varietas Raja Benih Jagung Hibrida R7 menunjukkan performa yang mengesankan dengan hasil produksi hingga 8 ton per hektar, sehingga total jagung yang berhasil dipanen mencapai 32 ton.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis : M.kholil</p>
<p>DL.          : Lppro</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4392/polisi-bersama-pemkab-badan-usaha-garap-lahan-panen-raya-jagung-membuka-harapan-ketahanan-pangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alih Fungsi Mushola Jadi Dapur SPPG, Skandal &#8216;Makan Bergizi Gratis&#8217; di Pesawaran Mencuat.</title>
		<link>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4387/alih-fungsi-mushola-jadi-dapur-sppg-skandal-makan-bergizi-gratis-di-pesawaran-mencuat/</link>
					<comments>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4387/alih-fungsi-mushola-jadi-dapur-sppg-skandal-makan-bergizi-gratis-di-pesawaran-mencuat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[RCM tv]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 16:13:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Recoom Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Nusantara News]]></category>
		<category><![CDATA[Recoom News Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Alih Fungsi Mushola Jadi Dapur SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[Skandal 'Makan Bergizi Gratis' di Pesawaran Mencuat.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rtvnewsindonesia.com/?p=4387</guid>

					<description><![CDATA[Pesawaran, Lampung -Recoom news Indonesia ,Dugaan penyelewengan program &#8220;Makan Bergizi Gratis&#8221; (MBG) kembali mencoreng wajah Bumi Andan Jejama. Sebuah SPPG (Satuan Penyedia Pangan Gizi) di Kabupaten Pesawaran diduga keras melanggar norma agama dan peraturan yang berlaku demi meraup keuntungan fantastis. Investigasi awak media pada Kamis, 5 Februari 2025, mengungkap praktik janggal di dapur SPPG yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Pesawaran, Lampung -Recoom news</strong></em> Indonesia ,Dugaan penyelewengan program &#8220;Makan Bergizi Gratis&#8221; (<strong>MBG</strong>) kembali mencoreng wajah Bumi Andan Jejama. Sebuah <strong>SPPG</strong> (Satuan Penyedia Pangan Gizi) di Kabupaten Pesawaran diduga keras melanggar norma agama dan peraturan yang berlaku demi meraup keuntungan fantastis.</p>
<p>Investigasi awak media pada Kamis, 5 Februari 2025, mengungkap praktik janggal di dapur <strong>SPPG</strong> yang berlokasi di Pesawaran. Oknum pengelola diduga telah menyulap sebuah mushola, tempat ibadah umat Muslim, menjadi dapur produksi. Ironisnya, alih fungsi ini dilakukan demi mengejar pundi-pundi rupiah dari program <strong>MBG</strong> yang digagas pemerintah pusat.</p>
<p>Kami sangat terkejut mendapati mushola dijadikan dapur,&#8221; ujar seorang jurnalis yang enggan disebutkan namanya. &#8220;Tempat yang seharusnya suci dan bersih, kini dipenuhi peralatan masak dan bahan makanan.&#8221;</p>
<p>Ketika dikonfirmasi, pihak <strong>SPPG</strong> terkesan menghindar. Penanggung jawab berinisial (<em>IS</em>) berkelit bahwa bangunan tersebut bukanlah mushola, melainkan villa atau penginapan. Namun, bantahan ini dimentahkan oleh fakta bahwa di atas bangunan tersebut masih terpampang jelas <em><strong>lafadz Allah</strong></em> dan kubah.</p>
<p>Tak hanya itu, SPPG tersebut juga diduga <em><strong>belum mengantongi izin-</strong></em>izin yang dipersyaratkan dalam program MBG, seperti sertifikat halal, SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), dan izin penggunaan air. Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran terkesan lepas tangan dan mengarahkan awak media untuk menghubungi Satgas <strong>MBG</strong> atau Dinas <strong>PTSP</strong> (Pelayanan Terpadu Satu Pintu).</p>
<p>&#8220;Kami hanya menjalankan sesuai ketentuan,&#8221; kilah seorang petugas Dinkes. &#8220;Jika sudah sesuai, baru kami laksanakan.&#8221;</p>
<p>Sementara itu, Dinas PTSP menyatakan bahwa izin akan dikeluarkan jika sudah ada rekomendasi dari Dinkes. Kondisi ini menimbulkan kesan saling lempar tanggung jawab antar instansi pemerintah.</p>
<p>Masyarakat Pesawaran berharap agar Menko Pangan Zulkifli Hasan turun tangan dan mengusut tuntas dugaan penyelewengan ini. Mereka juga meminta agar oknum-oknum yang terlibat diberikan sanksi tegas, termasuk penutupan dapur SPPG jika terbukti melanggar aturan.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Skandal ini menjadi tamparan keras bagi program MBG yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, namun justru dinodai oleh praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang. <em><strong>Akankah keadilan</strong> </em>berpihak pada masyarakat Pesawaran? Kita tunggu saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaktur : Eddy Reyhan</p>
<p>Jurnalis : Ali.S</p>
<blockquote><p>DL.          : PWRI</p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.rcmnewstvindonesia.com/4387/alih-fungsi-mushola-jadi-dapur-sppg-skandal-makan-bergizi-gratis-di-pesawaran-mencuat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
