Search
Close this search box.

Silaturahmi Keratuan Darah PUTIH & Semaka Jalin Ikatan Bak Benang Emas, Perkuat Persatuan Masyarakat Adat Lampung Saibatin

Lampung Timur– Menjaga api persaudaraan agar tak pernah padam dan merawat akar budaya agar tetap kokoh tertancap di bumi Lampung, menjadi tujuan utama silaturahmi yang digelar antara Keratuan Darah Putih dan Keratuan Semaka.

Rombongan tokoh Keratuan Darah Putih yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Festival Budaya Sekappung Limo, Migo Ibrahim Restusaka, beserta Yoga Pratama, melangkahkan kaki menuju Kabupaten Tanggamus guna memenuhi undangan kehormatan dari Pangeran Ratu Semaka. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan jembatan emas yang mempersatukan kembali dua kelompok adat dalam ikatan kekeluargaan yang tak terputus oleh ruang dan waktu.

Suasana pertemuan terasa hangat bagai pelukan matahari pagi, penuh keakraban, dan diselimuti nuansa adat yang kental. Di momen yang berharga ini, kedua belah pihak bersepakat mempererat kerja sama, melestarikan warisan leluhur yang laksana mutiara tak ternilai harganya, serta memperkokoh kelembagaan adat sebagai benteng identitas masyarakat Lampung Saibatin.

Silaturahmi ini berpijak pada semangat Piil Pesenggiri – falsafah hidup yang menjadi nafas dan jantung keberadaan masyarakat setempat. Nilai ini mengajarkan untuk menjaga harga diri, memegang teguh kejujuran, menjaga kesopanan, serta mempererat tali persaudaraan bagai satu tubuh yang saling melengkapi.

Pangeran Ratu Semaka menyampaikan harapannya agar hubungan baik ini dapat menjadi cahaya penuntun bagi seluruh keratuan se-Lampung Saibatin, sehingga persatuan tetap terjaga meski zaman terus berubah dengan derasnya. Sementara itu, perwakilan Keratuan Darah Putih menegaskan komitmennya untuk terus bahu-membahu menjaga warisan budaya agar tetap bersinar di mata generasi mendatang.

Melalui langkah nyata ini, diharapkan persatuan masyarakat adat Lampung Saibatin tetap utuh, warisan budaya terus terpelihara, dan jati diri leluhur tetap terjaga sepanjang masa.

Redaktur : Eddy Reyhan
Jurnalis. : Indra Jaya
DL. : PWRI Lampung

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *